Pengertian, Fungsi dan Jenis LAN Card

Untuk kamu yang baru mengenal dunia jaringan komputer tentu masih asing jika mnedengar istilah Network Interface Card (NIC), LAN Card, Ethernet Card, Network Card atau Kartu Jaringan. Ya, istilah-istilah tersebut merujuk pada sebuah alat yang digunakan pada sebuah jaringan komputer.
[Baca Juga : Pengertian Jaringan Komputer]
Meski memiliki banyak penyebutan dan memiliki banyak nama, namun fungsinya tetaplah sama.
Apa fungsi dari LAN Card atau Kartu Jaringan? LAN Card adalah perangkat keras yang berfungsi untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lain, atau bisa juga untuk menghubungkan komputer dengan perangkat lainnya yang ada dalam sebuah jaringan komputer lokal (Local Area Network).
[Baca Juga: Pengertian Jaringan LAN, MAN, WAN]
Adapun fungsi LAN Card, diantaranya :
1. LAN Card berfungsi untuk melakukan pertukaran data antar komputer dalam sebuah jringan komputer area lokal. Sehingga komputer yang satu akan bisa saling berbagi file, data, resource dengan komputer lainnya.
2. LAN Card berfungsi sebagai pengendali akses koneksi internet dalam sebuah segmen tertentu, dengan dibantu beberapa peralatan penunjang lainnya, semisal router.
[Baca Juga : Hardware Untuk Jaringan Komputer]

LAN Card sendiri sebenarnya banyak yang sudah terpasang menyatu pada motherboard, meski pada motherboard tersebut masih ada slot ekspansi untuk memasnag kartu jaringan lan card secara manual.
Yang patut diketahui adalah perbedaan antara LAN Card Onboard yang terpasang menyatu pada motherboard dengan LAN Card tambahan adalah dari segi kualitas. Umumnya pada beberapa jenis motherboard, LAN Card yang telah dipasang menyatu akan lebih cepat rusak dan sering error.

Jenis - Jenis LAN Card antara lain :

A. LAN Card berdasarkan sifatnya dibagi menjadi dua jenis yaitu lan card yang bersifat fisik dan lan card yang bersifat logis. LAN Card yang bersifat fisik ini merupakan jenis lan card yang biasa ditancapkan pada motherboard, baik yang internal maupun eksternal. Sedangkan LAN Card yang bersifat logis adalah lan card yang mempunyai nomor alamata tau MAC address yang bisa bersifat statis maupun dinamis, contohnya pada dial up adapter atau network adapter.

B. LAN card berdasarkan cara pemasangannya. Ada beberapa jenis, yakni :

1. LAN Card ISA
LAN Card ISA adalah jenis lan card yang diproduksi pertama kali oleh sebuah perusahaan yang bergerak di dunia networking komputer. LAN Card ISA ini mempunyai slot berwarna hitam dengan konektor BNC dan juga RJ45.
[Baca Juga : Macam-Macam Konektor Jaringan Komputer]

2. LAN Card PCI
LAN Card PCI adalah pengembangan dari lan card ISA. kartu jaringan ini pertama kali digunakan pada komputer pentium 1 dan masih ettap eksis hingga sekarang. LAN Card PCI memiliki port konektor RJ45.

3. LAN Card USB
LAN Card USB merupakan terobosan baru di dunia teknologi jaringan komputer. Penggunaan LAN Card jenis ini cukup mudah, tanpa harus membongkar casing pada CPU. Cukup dengan menancapkan saja pada port USB yang tersedia pada komputer.

4. LAN Card Wireless
LAN Card Wireless merupakan lan card yang tidak menggunakan kabel dalam penggunaannya. Sehingga tidak usah repot menata kabel lagi untuk menghubungkannya pada jaringan.

5. LAN card PCMCIA
LAN Card PCMCIA adalah lan card yang memiliki ukuran krang lebih sebesar kartu ATM, yang biasanay digunakan pada laptop atau notebook melalui slot card bus yang ada pada laptop maupun notebook tersebut.

Sekian dulu penjelasan saya mengenai fungsi dan juga jenis-jenis lan car yang ada pada sebuah jaringan komputer area lokal. Oh ya, buat teman-teman juga jangan bingung lagi kalau ada yang menyebut lan card dengan nama/istilah yang berbeda ya :D
Share:

Mengenal Fungsi dan Jenis - Jenis RAM Komputer

random access memory
RAM (Random Access Memory) adalah sebuah perangkat keras (hardware) yang digunakan sebagai media penyimpanan sementara pada sebuah komputer. Memory RAM bersifat volatile, yakni data yang ada pada RAM akan hilang apabila sumberdaya listrik dimatikan. Sesuai namanya, RAM (Random Access Memory) akan mengambil data yang akan diproses secara acak (random).
Secara garis besar, RAM memiliki beberapa bagian, yakni :
1. PCB (Printed Circuit Board) yaitu papan utama yang digunakan untuk memasang komponen chip yag ada pada RAM.
2. Contact Point (disebut juga contact finger, edge connector, atau lead) adalah bagian RAM yang berfungsi untuk menghubungkan informasi antara motherboard dengan modul RAM.
[Baca Juga: Fungsi Motherboard Pada Komputer]
3. DRAM (Dynamic Random Access Memory) adalah bagian RAM yang terdiri dari beberapa komponen kotak berwarna hitam yang dipasang pada PCB. DRAM ini hanya akan menampung data dalam waktu singkat dan harus melakukan refresh data secara berkala.

Jika tidak ada RAM, menjadi kendala bagi pengguna, karena RAM inilah yang menghubungkan anatara sitem kerja processor dengan hardisk yang menjadi media penyimpanan utama pada komputer, sebab sistem antara hardisk dengan processor sangatlah berbeda.
Kapasitas dari memory RAM akan sangat menentukan kinerja sebuah komputer, semakin besar kapasitas RAM yang dipakai maka akan cepat pula kinerja komputer. Begitu pula sebaliknya, apabila kapasitas RAM yang dipakai semakin kecil maka kinerja komputer tersebut akan menjadi lambat.

Jenis - Jenis RAM pada Komputer
Sebelum membeli RAM untuk dipasang pada komputer atau laptop, ada baiknya kamu simak penjelasan singkat mengenai beberapa jenis RAM yang ada dipasaran berikut ini.

1. DRAM (Dynamic random Access Memory)
jenis jenis ram
DRAM adalah jenis RAM yang terbuat dari semikonduktor. DRAM mebutuhkan kapasitor untuk melakukan refresh data. Struktur dari DRAM sendiri mengakibatkan kepadatan data yang tinggipada arus lalu lintas data.

2. EDO RAM (Extended Data Out Random Access Memory)
jenis jenis memory ram
EDO RAM adalah jenis RAM yang dapat mengambil dan menyimpan data pada memory secara bersamaan. EDO RAM memiliki pin berjumlah 72 buah pin dan memiliki kecepatan sebesar 50 Mhz.

3. SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)
jenis memory ram
SDRAM merupakan pengembangan dari DRAM, akan tetapi tidak membutuhkan refresh pada data. Berbeda dengan  DRAM yang harus merefresh data, SDRAM ini telah dilengkapi dan disesuaikan dengan clock system sehingga tidak harus merefresh data.
SDRAM memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM.

4. SRAM (Static Random Access Memory)
SRAM adalah jenis memory yang tidak membutuhkan kapasitor, meskipun masih dibuat dari bahan semikonduktor. Adapun sifat SRAM ini mirip seperti SDRAM, yakni tidak mengharuskannya untuk melakukan refresh pada data.

5. RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)
RDRAM adalah jenis memory RAM yang diproduksi oleh RAMBUS Corporation. RDRAM merupakan memory RAM yang memiliki kecepatan cukup tinggi, mencapai 800 Mhz. Bila dibanding memory lainnya, RDRAM lebih mendukung untuk dipasang pada komputer pentium 4.

6. FPM DRAM (First Page Mode Dynamic Random Access Memory)
FPM DRAM merupakan bentuk asli ketika DRAM pertama kali diluncurkan. Kecepatan transfer data pada FPM DRAM cukup lambat, hanya berkisar 16 Mhz.

7. VGRAM (Video Graphic Random Access Memory)
VGRAM adalah jenis RAM yang digunakan khusus untuk mendukung kinerja pixel pada grafis. VGRAM akan memberikan tampilan grafis yang maksimal serta mengurangi beban pada kinerja processor.

8. DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory)
DDR SDRAM adalah jenis RAM yang sering dipakai pada komputer era modern. DDR merupakan pengembangan SDRAM yang mempunyai kecepatan transfer data lebih tinggi dari SDRAM itu sendiri.
DDR SDRAM dibagi lagi menjadi beberapa jenis seperti DDR1, DDR2, DDR3, dan bukan tidak mungkin akan muncul pengembangan lebih lanjut dari DDR SDRAM.

9. SO-DIMM RAM (Small Outline Dual In-line Memory Module Random Access memory)
SO-DIMM RAM adalah jenis memory yang dipakai pada laptop dan notebook. Secara fisik, SODIMM memiliki ukuran setengah lebih kecil daripada DDR SDRAM.

Nah itu tadi adalah penjelasan saya mengenai salah satu perangkat personal komputer yakni RAM (Random Access Memory).
Semoga bermanfaat :)

Share:

Penjelasan dan Fungsi Bagian - Bagian Motherboard Pada Komputer

motherboard komputer
Jika berbicara mengenai hardware (perangkat keras) pada komputer, maka kita tidak boleh lupa menyebutkan motherboard. Ya, perangkat keras ini adalah salah satu bagian yang terpenting pada komputer.
Fungsi daripada Motherboard (disebut juga Mainboard atau papan induk) adalah untuk menyatukan/menempatkan semua perangkat keras pada komputer, sehingga nantinya bisa saling terhubung satu sama lain. Di motherboard ini pula terdapat socket processor, chipset, slot RAM, dan masih banyak lagi bagian-bagian processor lain yang mungkin belum kamu ketahui nama dan fungsinya.
[Baca Juga: Komponen Hardware Personal komputer]
Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan fungsi dan juga bagian-bagian dari Motherboard. Walaupun tiap motherboard mempunyai bentuk yang berbeda (tergantung pabri pembuat motherboard) namun fungsinya hampir sama kok.

Fungsi Bagian - Bagian Motherboard pada Komputer :

 1. South Bridge dan North Bridge
perbedaan
Mungkin masih terdengar asing buat sebagian orang tentang Southbridge dan juga Northbridge pada motherboard. Northbridge adalah komponen utama yang menjalankan tugas atau perintah dari pengguna, di Northbridge ini lalu lintas data dari processor diatur. Sedangkan southbridge adalah komponen/periferal pembantu untuk menjalankan tugas dari norhbridge tadi.

2. Socket Processor
Fungsi soket processor pada motherboard
Socket processor adalah tempat untuk memasang processor pada motherboard. Jika kamu perhatikan, disekeliling sudut socket tersebut terdapat lubang-lubang berjumlah 4 buah kan? Apa fungsinya? Lubang-lubang tersebut berguna untuk menempatkan dudukan heatsink fun processor.

Oh ya, jika kamu akan membeli processor pastikan dulu sesuai dengan motherboard yang digunakan ya. Karena masing-masing motherboard tidak mendukung processor yang sama. Socket processor masing-masing motherboard itu berbeda.
[Baca Juga: Perbedaan Processor Intel dan AMD]

3. Slot memory RAM
Fungsi dari slot ram
Slot RAM berguna untuk menempatkan kartu memory RAM. letak dari slot memory ini biasanya bersebelahan/dekat dengan soket processor, jumlahnya pun lebih dari satu.
Jenis dan panjang slot berbeda pula, tergangantung jenis memory yang digunakan, jadi pastikan membeli memory RAM yang sesuai slot pada motherboard.
Jika kalian ingin memasang RAM, pastikan dipasang dengan benar ya. Biasanya terdengar bunyi "Klik" jika terpasang dengan benar pada slotnya.

4. BIOS (Basic Input Output Setting)
BIOS adalah sebuah chip yang berfungsi untuk mengendalikan hadware (perangkat keras) pada komputer. BIOS ini lah yang bertanggung jawab untuk melakukan pengecekan terhadap kesiapan booting juga terhadap perangkat keras yang terpasang pada komputer.

5. Slot AGP
Slot AGP (Accelerated Graphics Port) ini digunakan untuk memasang kartu grafis/Graphic Card (VGA Card). Namun di motherboard terbaru slot ini jarang ditemukan, karena sudah diganti dengan slot PCI. Bentuk slot ini lumayan panjang karena menyesuaikan bentuk kartu grafis.

6. Slot PCI
Slot PCI (Pheriperal Component Interconnect) adalah sebuah slot yang digunakan untuk memasang kartu tambahan, kartu garafis. Biasanya jumlah slot PCI ini lebih dari satu pada motherboard.

7. Slot IDE
Slot ini IDE/ATA berguna untuk menghubungkan Hardisk dan CDROM dengan motherboard. Slot ini menggunakan kabel yang bentuknya lebih besar dari kabel pada slot SATA.
Jumlah slot IDE pada sebuah motherboard terkadang lebih dari satu, bahkan ada yang berjumlah lebih dari dua buah.

8. Slot SATA
Slot SATA ini fungsinya hampir sama dengan slot IDE/ATA, yakni untuk menghubungkan Hardisk dan CDROM/DVD Drive dengan motherboard. Lalu apa yang perbedaan slot SATA dengan IDE? Bentuknya. Ya, slot ini lebih kecil dari IDE. Kabel yang digunakan juga lebih kecil dari IDE.

9. Baterai CMOS
Baterai CMOS (Complimentary Metal oxide Semiconductor) adalah hadware yang berfungsi untuk memberi daya pada BIOS dan menyimpan semua settingan pada BIOS. Bentuknya seperti baterai pada jam tangan, tetapi sedikit lebih besar. Letaknya tidak mementu, tergantung motherboard. Tetapi biasanya terletak didekat BIOS.

10.Konektor Power
Konektor power berfungsi untuk menyalurkan daya listrik yang didapat dari power supply pada seluruh komponen yang ada pada motherboard. Sehingga seluruh komponen yang terhubung dengan motherboard dapat beroperasi.

11. Pin Panel Depan (Front Panel)
Front panel ini berfungsi untuk menghubungkan motherboard dengan berbagai panel yang ada di bagian depan casing CPU, seprti panel reset, panel LED, power dan sebagainya.

12. Panel Belakang (Back Panel)
Panel belakang ini dikenal juga sebagai panel Input Output (I/O Port) pada komputer. Di panel inilah terdapat banyak port penghubung antara motherboard dengan perangakt pendukung lainnya. Ada panel mouse, panel keyboard, panel penghubung antara CPU dengan monitor, dan masih banyak lagi.

Nah sekian penjelasan dari saya mengenai fungsi bagian - bagian dari sebuah motherboard pada komputer..
Share:

Perbedaan Processor Intel dan AMD

Lebih bagus intel atau amd

Processor, adalah hal yang patut menjadi perhatian utama ketika akan membeli sebuah perangkat komputer maupun laptop, karena pemilihan processor ini nantinya akan menjadi penentu kinerja sebuah perangkat komputer dan laptop yang akan dipakai.
Nah sebelum membahas perbedaan antara processor Intel dan processor AMD, akan saya coba jelaska sedikit mengenai processor itu sendiri. Apa processor itu? Dan apa fungsi dari processor?
[Baca Juga: Hardware Personal Komputer]
Processor, disebut juga sebagai CPU (Central Processing Unit) adalah sebuah perangkat keras yang berguna sebagai pengendali dan pengontrol dari kinerja sebuah komputer. Semua data maupun perintah yang diberikan oleh pengguna pada komputer akan di proses oleh processor ini. Sebanyak apapun data yang kita berikan pada komputer akan diproses oleh processor. Sehingga dapat disimpulkan jika kecepatan dan kinerja sebuah perangkat komputer atau laptop itu ditentukan oleh processor yang digunakan.

intel dan amd

Perbedaan Processor Intel dan AMD

1. Processor Intel lebih tidak berisik daripada AMD, sebab processor yang satu ini menggunakan teknologi heatsink. Berbeda dengan processor AMD yang masih menggunakan kipas pendingin biasa.

2. Processor Intel menyatu dengan motherboardnya, sehingga apabila rusak maka pengguna harus membeli processor serta motherboard. Tentu hal ini berdampak pada biaya yang lebih banyak, bila dibandingkan AMD yang masih terpisah dari motherboard.
Kesimpulannya processor Intel lebih mahal daripada AMD pada umumnya.

3. Processor Intel lebih dikenal luas oleh masyarakat, musababnya adalah processor intel ini lebih dahulu diproduksi daripada processor AMD yang awalnya merupakan pengembangan dari processor intel itu sendiri.

4. Processor AMD lebih baik bila digunakan untuk aplikasi berbasis 64 bit, dan juga bagus dalam dunia grafis 3D, kamu yang suka main game dengan kualitas grafis yang mempuni lebih cocok menggunakan processor AMD. Namun processor Intel juga tidak kalah bagus kok, untuk aplikasi perkantoran dan multimedia lebih baik menggunakan Intel.
Selain daripada itu, umumnya processor AMD lebih cepat panas bila dibanding processor Intel.

5. Processor AMD baru-baru ini dikenal sebagai processor yang sensitif terhadap virus, sehingga apabila mendeteksi virus pada aplikasi atau file tertentu akan cepat terdeteksi, bahkan aplikasi yang terinfeksi virus tidak akan bisa dibuka maupun diinstal.

Nah itu tadi adalah beberapa perbedaan processor Intel dengan processor AMD.. Semoga dapat menjadi referensi buat kamu yang ingin membeli perangkat komputer, laptop, atau notebook baru yah.. :)
Share:

Pengertian, Fungsi dan Jenis Keyboard Komputer

jenis dan fungsi keyboard

Keyboard (papan ketik) adalah perangkat keras yang berfungsi untuk memasukan perintah (input device) pada komputer dengan cara menekan tombol-tombol yang ada pada keyboard, seperti huruf, angka, simbol, dan sebagainya yang kemudian akan ditampilkan pada layar monitor.
[Baca Juga: Komponen Hardware Personal Komputer]
Secara umum tombol pada keyboard terdiri atas:
a. Tombol Ketik (Typing Key), adalah tombol-tombol yang terdiri dari angka, huruf, serta tanda baca lainnya.
b. Tombol Angka (Numeric Key), adalah bagian keyboard yang terdiri atas susunan angka dan tombol perhitungan matematika lainnya.
c. Tombol Fungsi (Function Key), adalah bagian keyboard yang terdirri atas tombol F1, F2,.....sampai F12 yang berguna untuk memasukan fungsi/perintah tertentu pada komputer.
d. Tombol Kontrol/Navigasi (Kontrol Key), adalah bagian keyboard yang berguna untuk melakukan kontrol terhadap kursor mouse dan layar monitor, yakni tombol Alternative (Alt), Control (Ctrl), Escape (Esc), tombol anak panah, Insert, End, Home, Page Up, Page Down, Delete..

Jenis dan Macam - Macam Keyboard
Setelah mengetahui fungsi daripada keyboard, sekarang akan saya jelaskan beberapa jenis keyboard yang sering dijumpai dipasaran, atau mungkin diantaranya sudah merupakan keyboard yang langka.

a. Keyboard QWERTY
Jenis dan fungsi keyboard
Keyboard QWERTY adalah keyboard yang muncul pertama kali pada tahun 1878. Tata letaknya sendiri dibuat berdasarkan mesin tik dan diciptakan oleh Scholes, Glid-den dan Soule. Nama keyboard ini diambil berdasarkan susunan huruf QWERTY pada keyboard.
Kelemahan keyboard ini adalah mengharuskan tangan kiri bekerja lebih keras daripada tangan kanan saat melakukan pengetikan.

b. Keyboard KLOCKENBERG
jenis dan fungsi keyboard

Keyboard KLOCKENBERG adalah keyboard bisa dibilang cukup unik karena memisahkan antara bagian kanan dan kirinya.

c. Keyboard DVORAK
Fungsi dan jenis keyboard dvorak

Keyboard DVORAK adalah jenis keyboard yang berdasarkan penelitian mempunyai efisiensi 10% lebih baik daripada jenis keyboard QWERTY. keyboard DVORAK hadir pertama kali pada tahun 1932.
Dengan susunan desain pada keyboard DVORAK maka tangan kanan dipaksa bekerja lebih keras daripada tangan kiri pada proses pengetikan.

d. Keyboard CHORD
Keyboard Chord adalah jenis keyboard yang hanya memiliki 4 sampai 5 tombol saja. Pengguna harus menekan beberapa tombol secara bersamaan jika ingin mengetikan huruf tertentu. Ada dua jenis keyboard chord, yakni :
1. Keyboard Stenotype
jenis dan fungsi keyboard stenotype
Stenotype adalah jenis keyboard chord yang sering digunakan oleh para jurnalis untuk mengetik berita agar lebih cepat pada proses pekerjaannya ketka wawancara.

2. Keyboard Palantype
jenis dan fungsi keyboard chord palantype

Palantype adalah jenis keyboar chord yang terdiri atas 3 bagian. Yang bagian kiri terdiri atas huruf konsonan awal, yang bagian tengah keyboard palantype adalah huruf vocal, dan yang kanan terdiri atas huruf konsonan akhir.

e. Keyboard Maltron
jenis dan fungsi keyboard maltron

Keyboard maltron adalah keyboard yang dirancang dengan membuat cekungan kedalam pada sisinya. Mengapa demikian? Karena pihak produsen maltron meyakini bahwa pada dasarnya yang bekerja hanya 8 jari jika menggunakan keyboard jenis umumnya, sedangkan apabila menggunakan keyboard maltron maka yang bekerja adalah benar 10 jari tangan. Dan pihak maltron meyakini jika keyboard mereka mampu membuat nyaman tangan pengguna karena bentuknya menyesuaikan kondisi tangan pengguna.
[Baca Juga: Cara Menginstal GOM Player]

f. Keyboard Alphabetic
jenis dan fungsi keyboard

Keyboard alfabetik adalah keyboard yang disusun berdasarkan urutan huruf alfabet dari A - Z. Tetapi memiliki tata letak layaknya keyboard qwerty dan dvorak.
Apakah kamu pernah menjumpai keyboar jenis ini? Jika belum, wajar saja. karena keyboar ini terbilang langka dan sulit dijumpai. Hanya saja keyboard ini sering digunakan pada mainan anak-anak, guna untuk melatih menghafalkan huruf alfabet.

g. Keyboard Numeric
fungsi dan jenis keyboard

Keyboard numeric adalah keyboard yang hanya berisi angka dan perhitungan matematika lainnya.

Selain yang sudah saya jelaskan diatas, kamu juga harus mengerti jenis keyboard berdasarkan type koneksinya. Diantaranya :
a. Keyboard Serial
jenis dan fungsi keyboard
Keyboard serial adalah keyboard yang menggunakan koneksi serial 5 din, atau kerap disebut DIN 5 male untuk mengubungkan keyboard pada komputer.

b. Keyboard PS/2
Jenis dan fungsi keyboard
Keyboard ini menggunakan koneksi PS/2 yang memiliki port berwarna ungu yang berbeda dengan mouse PS/2 berwarna hijau. Meski masih banyak digunakan hingga saat ini, tetapi keyboard jenis ini mempunyai kecepatan trasnfer data yang rendah.

c. Keyboard USB
Fungsi dan jenis keyboard
Keyboard USB (Universal Serial Bus) merupakan keyboard yang cukup mudah dipasang pada komputer maupun laptop. Keyboard ini juga memiliki kecepatan transfer data yang lebih handal jika dibanding keyboard serial maupun keyboard PS/2.

d. Keyboard Wireless
jenis dan fungsi keyboard
Keyboard jenis ini tidak memerlukan kabel dalam proses koneksinya dengan komputer, hanya menggunakan alat pemancar dan penerima saja. Koneksinya menggunakan infra red, bluetooth dan media sinyal wireless.
Di zaman sekarang keyboard wireless (tanpa kabel) ini cukup digemari banyak pengguna karena pemasangannya yang praktis tanpa menggunakan kabel.

Demikian pemaparan saya mengenai jenis-jenis keyboard serta fungsinya.. :)

Share:

Popular Posts

Labels

Recent Posts