Pernahkah kamu pergi ke warnet, perkantoran, sekolah, maupun tempat-tempat yang terdapat jaringan komputernya? Jika iya, apakah kamu pernah berfikir bagaimana caranya komputer satu dengan komputer yang lain bisa saling berhubungan sehngga bisa bertukar data?
Komputer atau peripheral (peralatan tambahan) lainnya dapat saling terhubung karena kinerja perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software) yang saling mendukung satu sama lain, contohnya adalah HUB, yang merupakan perangkat keras jaringan yang mampu menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya dalam suatu jaringan komputer yang sama.
Nah dalam artikel kali ini saya akan menjelaskan mengenai fungsi perangkat keras HUB dalam sebuah jaringan komputer.
HUB adalah sebuah perangkat keras (hardware) jaringan komputer. HUB akan menjadi penyambung atau pusat dari sebuah jaringan dimana tiap komputer akan melaluinya. Jadi, peran sebuah hub akan menentukan kinerja dari jaringan komputer itu sendiri.
Yang juga patut untuk diketahui adalah hub ini bekerja pada lapisan OSI tingkat pertama (Physical Layer) yang berarti hub juga sudah mampu bertindak sebagai penguat sinyal (repeater). HUB bekerja layaknya sebuah kabel, dimana hub akan menerima sinyal transmisi dari komputer yang satu lalu kemudian dikirimkan kepada semua komputer yang ada di jaringan komputer tersebut.
Fungsi Switch Untuk Jaringan Komputer
Fungsi HUB pada umumnya adalah sebagai berikut :
1. Dengan adanya hub, akan mempermudah pengelolaan jaringan komputer itu sendiri. Baik untuk menambah, mengurangi maupun memindah workstation (komputer) yang sudah ada.
2. HUB juga bisa berfungsi sebagai penguat sinyal (repeater), jadi pengguna dapat memperlebar jarak tiap komputer pada suatu jaringan komputer.
3. HUB berfungsi sebagai pusat kendali, dimana hub mampu untuk mengisolasi bila terdapat salah satu komputer yang mengalami kerusakan. Hal ini umumnya dilakukan pada jaringan komputer dengan menggunakan topologi star (topologi bintang).
Selain yang telah disebutkan diatas, HUB juga memiliki 2 (dua) macam jenis :
1. HUB Aktif, adalah hub yang selain digunakan sebagai pusat transmisi juga mampu bekerja sebagai penguat sinyal (repeater). Cara kerja dari hub aktif adalah dengan cara melakukan regenerasi pada sinyal yang ia terima kemudian mengirim kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama. Sehingga hub aktif ini akan sangat berguna jika dipasang pada dua unit komputer atau lebih yang memiliki jarak berjauhan.
2. HUB Pasif, adalah hub yang hanya berfungsi sebagi pusat transmisi saja dan tidak bisa digunakan sebagai penguat sinyal (repeater). HUB pasif hanya akan mengirim kembali sinyal yang ia terima dengan kekuatan seadanya.
Nah demikian pembahasan saya kali ini mengenai fungsi hub pada sebuah jaringan komputer. Semoga dapat bermanfaat :)















































