WHAT'S NEW?
Loading...

Masyarakat Multikultural di Indonesia

Multikultural berasal dari kata multi yang berarti banyak (lebih dari satu) dan culture, yang berarti kebudayaan. Secara sederhana, masyarakat multikultural adalah masyarakat yang mempunyai lebih dari dua kebudayaan. Masyarakat multikultural tersusun atas berbagai budaya yang menjadi sumber nilai bagi terpeliharanya kestabilan kehidupan masyarakat pendukungnya. Keragaman budaya berfungsi untuk mempertahankan identitas diri dan integrasi sosial masyarakatnya.

1. Pengertian masyarakat multikultural
     Berikut adalah beberapa pengertian tentang masyarakat multikultural (majemuk) yang disampaikan oleh ahli
a. J. S. Furnivall, mengemukakan bahwa masyarakat multikiltural merupakan masyarakat yang terdiri atas dua atau lebih komunitas (kelompok) yang secara kultural dan ekonomi terpisah-pisah serta memiliki struktur dna kelembagaan yang berbeda-beda satu sama lainnya.
b. Dokter Nasikun, menyatakan bahwa masyarakat majemuk merupakan suatu masyarakat yang menganut berbagai sistem nilai yang dianut oleh berbagai kesatuan sosial yang menjadi bagian-bagiannya adalah sedemikain rupa sehingga masyarakat kurang memiliki loyalitas terhadap masyarakat sebagai keseluruhan, kurang memiliki homogenitas kebudayaan, atau bahkan kurang memiliki dasar-dasar untuk saling memahami satu sama lain.
c. C. W. Watson, dalam bukunya Multiculturalism, membicarakan masyarakat multikultural adalah membicarakat masyarakat bangsa, negara, daerah, bahkan lokasi geografis terbatas seperti kota atau sekolah, yang terdiri atas orang-orang yang memiliki kebudayaan yang berbeda dalam kesederajatan.
d. Pierre L. Van den Berghe, tidak membuat definisi masyarakat multikultural tetapi menyebutkan beberapa karakteristik yang merupakan dari masyarakat multikultural, yaitu sebagai berikut:
  *) Terjadi segmentasi kedalam bentuk-bentuk kelompok subkebudayaan yang berbeda satu dengan yang lain.
  *) Memiliki struktur sosial yang tebagi dalam lembaga-lembaga yang bersifat nonkomplementer
  *) Kurang mengembangkan konsensus diantara para anggota-anggotanya terhadap nilai-nilai yang bersifat dasar.
  *) Secara relatif, sering kali mengalami konflik diantara kelompok yang satu dengan yang lain
  *) Secara relatif, integrasi sosial tumbuh diatas paksaan (coercion) dan saling ketergantungan dibidang ekonomi.
  *) Adanya dominasi politik oleh kelompok satu atas kelompok lainnya.

Pada hakikatnya masyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri atas berbagai macam suku yang masing-masing mempunyai struktur budaya (culture) yang berbeda-beda. Dalam hal ini masyarakat multikultural tidak bersifat homogen, namun memiliki karakteristik heterogen dimana pola hubungan sosial antarindividu dimasyarakat bersifat toleran dan harus menerima kenyataan untuk hidup berdampingan secara damai satu sama lainnya yang terdapat perbedaan yang melekat pada tiap etnis, sosial, dan politiknya.
  Keragaman dan perbedaan yang dimaksud, antara lain keragaman struktur budaya yang berakar pada perbedaan standar nilai yang berbeda-beda, keragaman ras, suku, dan agama, keragaman ciri-ciri fisik seperti warna kulit, rambut, raut muka, postur tubuh serta keragaman kelompok sosial dalam masyarakat.
Oleh karena itu, dalam sebuah masyarakat multikultural sangat mungkin terjadi konflik vertikal dan horizontal yang dapat menghancurkan masyarakat tersebut.

2. Latar belakang kemajemukan bangsa di Indonesia
  Keadaan multikultural dalam masyarakat indonesia mempunyai ciri dan karakteristik yang berbeda-beda tiap daerah. Perbedaan yang muncul dalam masyarakat indonesia dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut.
  a. Faktor Geografis
        Indonesia terletak pada wilayah yang strategis dalam persimpanan lalu lintas dunia. Letak Indonesia secara geogrefis adalah dua benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia serta antara dua samudera, yakni Samudera Pasifik dan Hindia. Karakteristik tersebut menjadikan indonesia sebagai negara terbuka, artinya indonesia sangat mudah mengadakan kontak budaya dengan bangsa asing melelui pelayaran dunia. Karenanya banyak pedagang asing yang singgah di Indonesia, seperti Arab, india, portugis, spanyol, inggris, korea, cina, dan lain-lain. Hal tersebut menyebabkan masuknya unsur budaya asing ke indonesia seperti bahasa inggris dan belanda, agama Islam, hindu, nasrani dan buddha.
 b. Faktor sejarah Indonesia
       Dalam sejarah, dinyatakan bahwa bangsa indonesia adalah imigran yang datang dari Yunan selatan (Indocina). Sejalan dengan berkembangnya zaman, maka datanglah bangsa-bangsa asing ke indonesia. Mereka beradaptasi dan berasimiliasi dengan suku bangsa setempat, sehingga terjadi pembauran.
c. Faktor perbedaan struktur geologi
      Negara indonesia mempunyai tiga struktur geologi, yaitu tipe Asia dengan struktur geologi Indoseia Barat, tipe peralihan dengan zona geologi dengan struktur geologi Indonesia Tengah, dan tipe Australia dengan struktur geologi Indonesia Timur. Perbedaan inilah yang menyebabkan perbedaan ras, suku, jenis flora dan faunanya.
d. Faktor bentuk fisik Indonesia
     Apabial dilihat dari struktur geologinya, bangsa indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng benua besar. Hal ini menjadikan indonesia berbentuk negara kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau. Masing-masing pulau mempunyai karakteristiknya tersendiri. Untuk mempertahankan hidupnya, masyarakat di tiap pulau juga mempunyai cara tersendiri yang tak sama dengan pulau lain.
Teknologi, budaya, seni, bahasa mereka pun berbeda-beda yang akhirnya membentuk masyarakat multikultural.



Sumber: Buku IPS kelas XI

Related Posts

31 komentar: Leave Your Comments

  1. walaupun indonesia terdapat banyak suku,budaya namun tetep satu jiwa pancasila dan NKRI harga mati yg wajib di junjung tinggi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, krna sjatinya perbedaan yg mampu menyatukan :)

      Hapus
  2. Multikultural seperti ini kadang malah menimbulkan sekuler yah

    Tapi untungnya di Indonesia kita bisa saling menghormati keberagaman

    BalasHapus
  3. Seperti halnya indonesia yg disebutsebut sbg negara multi cultural...
    tapi ingat, walaupun berbeda tetapi tetap satu

    BalasHapus
  4. Benar benar banyak kebudayaan di negeri kita ini tetapi masyarakat masih bisa saling menghormati

    BalasHapus
  5. bagus banget nih,, makasih ya

    BalasHapus
  6. nice info gan,, kebetulan saya ada tugas sekolah tentang materi ini, izin baca gan

    BalasHapus
  7. artikelnya yang begini ane cari, itung itung nambah wawasan lagi terimakasih gan

    BalasHapus
  8. Thanks gan menambah wawasan saya khususnya di pelajaran pkn ya :)

    BalasHapus
  9. Yang penting bisa saling menghormati satu dengan yang lain, meskipun ada perbedaan suku maupun kebudayaan

    BalasHapus
  10. Baca postingan ini langsung ingat lagu Superman Is Dead gan, Kuat Kita Bersinar

    BalasHapus
  11. benar gan nkri harga mati. karena walaupun kita berbeda kita tetap 1

    BalasHapus
  12. berbagaimacam adat dan budaya maka disebut masyarakat multikultural

    BalasHapus
  13. keanekaragaman budaya membuat indonesia kaya

    BalasHapus
  14. sangat mudah dipahami nih, thanks gan

    BalasHapus
  15. Cocok buat adek saya yang lagi cari soal kebudayaan masyarakat di indonesia

    BalasHapus
  16. Dengan adanya pancasila meskipun beda kultur kek multi kultur masih tetap di hormati

    BalasHapus
  17. sip. tapi blognya lumayan berat gan.

    BalasHapus
  18. bangga banget karena saya lahir di Indonesia, makasih ya artikelnya

    BalasHapus
  19. Ini nih yang melahirkan Bhinneka Tunggal Ika :D
    Manteb artikelnya gan

    BalasHapus
  20. Arikelnya lengkap bngt tntng masyarakat multikultural, nambah wawasan

    BalasHapus
  21. wah nambah lagi pngetahuan nih .. thank ya

    BalasHapus
  22. Membantu nih artikelnya. Semoga membantu yang lain

    BalasHapus
  23. tapi saat ini kondisi negera kita sedang memprihatinkan, terlalu banyak isu sara (negatif) di dumay :(

    BalasHapus
  24. ini yang harus ditekankan dalam pendidikan moral negara kita

    BalasHapus